kau sebut ulang tahun dan kami sebut milad :)
membawa syiar yg lebih merakyat di mipa...
bukan baju "koko" atau "jilbab gede" yg memikat pertama kali :)
tapi krn kita peduli dg mereka saja ...
kepedulian itu InsyaAllah tidak membawa kemlorotan iman kita sendiri
belajar dari sunan kalijaga...
mungkin masih saja kita menyebut-nyebut bidah...
pdhl dari "bidah-bidah" itu SAYA mengenal islam pertama kali :)
pada akhirnya islam mempunyai aliran sungainya sendiri,
tak usah kawatir kamu akan tersesat... pasti ada ahli kitab di setiap saat
*TUGAS KITA
sekedar membawa sedikit ayat saja, dan finishnya "org-org yg terpanggil lah" yang akan mencari tahu sendiri
percayalah
cuma sekedar menyeru dan menyeru :)
pikiran ini sungguh frontal, dan sepertinya akan sedikit merusak sistem-sistem itu, sudah sudah
saya sudah mengatakan sudah ...
entah saya juga belum tahu alasan yang tepat, hanya sedikit merasa merosot saja dalam kapasitas ilmu agama.
jika menilik dari tahun ke tahun...
yang dulu adalah seorang takmir masjid
yang berikutnya masul tutorial
yang berikutnya pak sekjend
hemmmmm
mereka-mereka itu orang yang tidak punya emosi mbak :)
berbeda dengan anakmu yang satu ini, yang suka pemarah dan sedikit ilmu
mungkin sudah dan sudah
hanya saja saya yang suka membawa ide-ide ini kadang dianggap aneh. memang ide itu kadang brilian hanya saja saya tidak tahu jika ide itu ditimbang dalam agama.
ya sudah
mungkin yang belum diceritakan juga
saya ini belum pernah adzan dengan benar
saya pun belum pernah menjadi imam dengan benar
berniat ingin mengakhiri masa-masa mengemban amanah itu, sungguh dan sungguh
ingin sekali saya menambah kapasitas saya di LPIM
ya, saya sedikit rugi tahun ini. saya telah merelakan tidak ikut tahsin selama empat bulan :(
ya ini salah saya
saya baru jilid 2, makhroj pun belum jelas
ini lah saya yang tidak bisa memanage dua hal dalam satu waktu untuk disukseskan besamaan
saya telah merelakan nya untuk mensukseskan kabid saya untuk FAS 2012 ini, sungguh,, jika hal ini dbagi-bagi saya tidak kuat . Apalagi saya juga telah zalim dengan BEM, saya belum menambah apapun di bidang kepenulisan. ini saya yang kurang bisa mengatur saja
ya saya pun sudah berkelit dengan banyak alasan untuk menolaknya
dengan jurus
ciat ciat ciat
sudah semua staff lain saya rekomendasikan
tapi saya juga kurang tahu hingga mbak yang satu ini tetep kekeh :)
apalagi kalo saya ditanya kabid saya, saya ga tegaan kalo lihat pak kabid saya
hemmm
sungguh saya sudah sering mengatakan wajah mereka itu seperti malaikat (tanpa emosi)
sungguh tahun ini saya berencana ingin menuntut ilmu di LPIM lagi, semoga bisa terwujud lagi
karena memang bukan hanya sekedar datang saja ke belakang iec, menuntut ilmu agama ini perlu kekonsistenan, harus siap waktu dan uang
dan jika harus memintanya pada malaikatku yang dirumah, sungguh raut mukanya yang tak punya dosa saya tidak tega
saya harus menyisihkan dari uang-uang jaga warnet saya
kadang hanya selalu berdoa "cukupkanlah rejeki saya, hingga saya banyak beribadah", tak dipungkiri menjaga warnet hingga larut malam menyebabkan bangun kesiangan... ini karena saya begitu lemah
ya kembali lagi pada syiar yang harus diemban satu tahun ke depan
sepertinya alasan yang paling tepat, mbak meminta saya menciptakan sesuatu yang baru
tapi
dengan beckground saya yang begitu minim di bidang agama
saya tidak akan menciptakan hal-hal yang bersifat ritualistis yang saya belum punya kabar-kaburnya dalam agama
saya juga sungguh ingin ikut MT,
tahun 2012 yang lalu saya pun ingin ikut MT, lagi-lagi saya yang kurang tepat saja
setiap hari senin sore saya harus menemani senyum-senyum ceria adik-adik tutor saya....
ya saya gagal di tutorial
saya belum menciptakan kader yang hebat dari adik-adik saya, ini karena saya perlu banyak belajar
mungkinkah tahun ini saya bisa jadi kabid dan ikut LPIM dengan ipk tetap melejiiiiiiiiiiiiit?
yang maha berkehendak, yang maha mengetahui lah
mungkin saya cuma sekedar berdoa dan berusaha
sungguh jika saya harus banyak bersyukur bisa sambil kerja hingga bisa berfoya-foya
kadang saya iri dengan teman-teman bidik misi itu
mereka tak perlu menahan mata hingga larut malam, mereka tak perlu menahan lapar di depan monitor dan mereka bisa memaksimalkan rukhiah mereka
hingga-hingga saya merasa terlalu capek jika sampai rumah jam 1 pagi
...
mungkin bukan salah siapaun , hanya saja jika saya cuma tidur satu jam dan lail, di meja kuliah saya mengantuk
entah ilham mana dari Allah:)
rahasia apa dibalik ini:) hingga aku kelelahan dan sakit, dan akhirnya ujian ku mendapat nilai NOL BULAT,
sungguh saya tetap harus bersyukur tahun lalu saya tidak harus mengulang.
dengan amanah yang baru ini, dengan jiwa seni saya dengan jiwa saya yang agak urakan
mbak meminta saya membawa gebrakan...
saya pun hanya berdoa, gebrakan-gebrakan itu mudah sekali dimunculkan... tapi apakah haska yang masih menutup ini mau menerima hal-hal yang dianggap "ragu"
padahal dengan hal-hal "ragu" itu ada silaturahmi dengan ormawa lain
sungguh saya tidak masalah dengan "menggambar muka", sungguh saya tidak masalah dengan "musik" dan sunguh saya tidak masalah dengan "emansipasi"
hanya saja apakah haska akan menerima perubahan yang besar ini?
bukan kerusakan
bukan kemelorotan iman
bukan beralih dari takwa
ataupun menentang hadist
hanya saja dunia sudah menjadi kaliber, apakah kita mengkungkung diri sehingga kita tidak melihat "gambar tivi" dan atapun tidak memakai "topi khas yahudi"
bukan...
layaknya koko yang sudah dipakai oleh banyak umat, tidak hanya umat islam'
sungguh di Indonesia banyak sekali umat gereja yang memakai koko
seperti itulah kemajuan jaman
bukan berniat meniru-niru suatu kaum, hanya saja memakai jas dan topi itu sudah menjadi kebudayaan dunia, bukan kebudayaan umat nasrani saja. Apakah kita harus kekeh gamau di poto buat kartu identitas kita?
tidak
apa yang akan ditimbulkan dampak negatifnya, dengan kita menolak mempunyai foto dengan kita mau dipoto. bukan hanya sekedar tersurat saja, karena kita hidup di umat beragama
sungguh kekakuan itu yang akan mereganggakan kita
tetap lembut dengan umat, meski tidak menodai akidah
sungguh semua itu harus ditimbang baik buruknya.
apakah ketakwaan kita menyinggung orang lain,... sungguh
jika pun menyinggung kita harus berbenah diri, bukan beralih agama
tapi kita harus menghormati
tidak mungkin kita berteriak-tariak takbir dan adzan di negeri sekuler karena itu melanggar hukum
sungguh kita harus berbenah
OPEN MIND TO CREATE LIFE
ini saja sudah kontrofersial dari pemikiran brutal saya, entah apa yang ada dibenak mbak yang satu ini, menyukai hal-hal gila dari saya
saya pun memang akan menjadi kabid PU yang benar-benar berbeda
mungkin paling berbeda
saya telah mengatakan sungguh Allah terlalu mencintai saya
Allah lah yang telah membiarkan aku kafir, tetapi Allah lah yang mengirimkan kalian hingga aku kembali.
Pondasi agama di keluarga saya sangat minim, hingga saya pernah berpaling.
bukan suatu penyesalan, tapi itulah jalan saya yang Allah berikan
saya tahu tentang universalitas
saya sedikit liberal
bukan salah siapaun
karena saya hidup dari lingkungan kejawen saja
hingga-hingga nafas islam itu tidak ada di rumah
entah harapan apa lagi yang dirindukan oleh mbak saya yang satu ini, hanya saja saya membutuhkan juga seorang pendamping akhwat di bidang saya yang open mind juga
saya tidak akan menggangu gugat tugas formatur, siapa koakh saya ...
hingga saya ingin merekomendasikan teman yang saya percayai menjadi staff saja
yang open mind it
.......inilah kekurangan saya
sulit percaya dengan seseorang
yang sering menilai dari sisi proses, hingga sulit memaafkan jika didustai
karena haska tidak hanya membutuhkan orang-orang yang alim , tapi orang-orang yang benar-benar berkarya dan merakyat :)
sungguh jika hanya saya yang menghubungi ustad, jika hanya saya yang survei, jika hanya karena saya ikhwan dan koakh saya khwat
saya harus melakukan banyak hal, sungguh ini cukup berat
:)
ini saya rasakan ketika saya menjadi pj KFU,
saya membutuhkan seorang akhwat yang kuat di bidang saya :) hingga bukan batasan ikhwan atau akhwat
tapi
siapa yang membutuhkan bantuan harus dibantu,
menjadi kabid bukan alasan menjadikan kuliah saya remuk, bukan alasan menjadi kabid saya harus bolos kuliah karena mengurus persiapan kajian, hanya dengan alasan "yang ikhwan sajalah yang menghubungi, masa akhwat"
sungguh...
yang seperti ini yang akan memberatkan setiap kabid
mungkin ini pemikiran frontal saya lagi, yang sedkit merusak sistem
pada akhirnya bukan alasan menjadi kabid saya harus membuang celana-celana jeans saya :D
karena itu sayang sekali, celana jeans saya yang tidak ketat hingga akan menghsiasi haska 2013. sunggguh saya jarang melihat ikhwan haska memakai jeans...:D
sungguh jika boleh berdoa
"mengganti baju-baju dengan yang syari itu juga membutuhkan kekonsistenan, baik usaha dan doa"
dan ini tidak hanya bisa dalam satu tahun dua tahun di rohis, tapi adanya proses pendewasaan :D
saya pun mungkin diangap frontal
saya tak suka dengan warna-warna gelap, hitam, biru tua, hijau tua, coklat, cream, abu-abu
karena saya dulu pernah merasa diluar dari kalangan dakwah
memakai pakaian yang seperti ini kurang mendukung syiar, terkesan ekslusif saja:)
mungkin karena saya juga belum mengkaji hadist-hadist mana yang melarang pakaian berwarna
umat di luar dakwah, mereka itu seperti anak-anak di bawah 7 tahun, mereka itu belum tahu saja, mereka butuh pengenalan yang menarik dan kemasan yang lucu. sungguh orang indonesia itu sangat menyukai KETUPAT
sepengetahuan saya tidak ada kebudayaan ketupat di islam, tapi...
Islam tumbuh dengan sendirinya, seperti paruh buruh yang menyesuaikan mangsanya
bukan berarti saya bilang berjenggot dan berjilbab panjang itu aneh
hanya saja jika terlalu tebal dan terlalu gelap, cukup seram
mereka umat yang dibawah 7 tahun itu, meminta kita tampil eksis dengn senyum renyah. mereka meminta kita mengenalkan islam dengan bahasa mereka. Sungguh orang inggris tak bisa berbahasa jawa saat kanak-kanak, kecuali...
mungkin ini juga yang dulu mendukung saya untuk hengkang dari haska, saya terlalu berbeda
saya mempunyai cara saya sendiri, saya yang terkesan "kekeh" keluar
tapi mungkin inilah yang dibutuhkan mbak yang satu ini
membutuhkan orang-orang aneh...
dan saya akhirnya menerima,
bukan alasan menjadi kabid, prestasi saya tidak melejit lagi, sungguh "ibu" saya menyukai prestasi saya daripada kerja dakwah saya
karena ibu saya bukan golongan yang berislam sekali...
malah saya tidak ingat apakah ibu saya mengajar saya sholat... karena ibu saya orang yg open mind it
sungguh saya di uny karena ibu saya saja :) *setelah Allah tentunya
hingga haska menjadi nomor berikutnya
sunggguh, kuliah tepat waktu itu banyak MANFAAT nya, menunda senyum orang tua itu salah satu hal yang tidak dianjurkan. Karena jika tidak cepat-cepat, kita akan menyesal... kita juga harus opend mind it, umur orang tua kita akan jarang bisa menemani kita di muka bumi ini, kita harus cepat-cepat membuat beliau tersenyum... sungguh di dunia ini beliau juga butuh materi, sungguh mereka berharap kita sukses tepat cepat dan ringkas
bukan alasan amanah menjadi halangan seseorang untuk menjadikan nilainya D, yang boleh menjadikan nilai D hanya kejujuran... padahal kejujuran itu takan akan mengijinkan kita mendapat nilai B- sekalipun.
saya cuma cukup prihatin dengan kader-kader yang terlalu idealis sehingga mereka betah di kampus... , dan Allah pun menghendaki kita fokus...
Mungkin ini juga yang membuat saya berbeda
saya cukup study oriented
Bukan nilai semata-mata
karena Allah menyukai proses yang baik, dan manusia menuntut kita hasil yang baik.
cukup dengan menyukai proses yang baik saja, nilai-nalai A itu akan bertaburan ...
bukan alasan proker-proker haska menganggu ujian sisipan dan ujian akhir... bukan mengubah jadwal ujian
tapi sistem organisasi yang perlu dibenahi
hingga Haska ramah dengan kuliah kita.
sungguh jika kita menghendaki perubahan di "sistem perkuliahan" kita, kita harus menjadi "Menteri Pendidikan" :) ,
Tapi untuk mengubah sistem haska, kita hanya perlu duduk bersama dan syuro
:)
saya siap di Haska dan siap belajar
saya siap meneriakkan perubahan
:)
dan bisa mensukseskan masa kejayaan Akh bud dan Ukh Nisyah
Lillah Lillah Lillah
Komentar
Posting Komentar