Kuliah di National Tsing Hua University, Taiwan
Sejak memutuskan pindah negara tujuan studi, dari Malaysia ke Taiwan, rasanya ini berat sekali. Semenjak datang di sini, meski Taiwan tak bersalju, suhu sehari-hari adalah sepuluh derajat selsius. Dari bangun tidur sampai bangun lagi harus memakai jaket gunung. Bedcover dan kasur semua terasa anyes. Bisa dikatakan bedcover hangat karena tubuh kita sendiri. Semenjak tahu cuaca dingin tak bersalju ini cukup menusuk membuatku tak ingin melihat salju lagi. Kuliah di sini, kami dicampur dengan mahasiswa lokal. Tak ada spesial-spesialnya bagi mahasiswa internasional. Malah-malah, menjadi kelas nomor dua. Bisa dikatakan, orang-orang Taiwan yang cenderung terstruktur membuatku malu betapa kacaunya kehidupan di negeri sendiri. Di sini, segala sesuatu harus antri dan menyiapkan payung, hingga kita tak ada alasan berteduh jika sedang mengantri. Semenjak masuk kelas pertama kali, kesan pertama adalah berat sekali. Berapa lama otakku ini sudah bersemedi tak berkutik dengan bangku perkuliahan. Di...