wajah itu gelisah
Sedikit bercerita setelah letihnya di hari Jumat. Sedikit kecapekkan di minggu ini. Hingga aku harus menuju Masjid sebelum sholat Jumat, lain seperti biasanya. Saat menghela nafas, dan memandang seisi masjid. Banyaklah yang melingkar layaknya sinaran. Dan ada seseorang yang bercahaya, tetapi dahinya sedikit kerut. Matanya sedikit gelisah dan tidak berkonsentrasi terhadap mata-mata adiknya. Suungguh tampak sedikit kelelahan hati, tapi tetap melaju. Duduknya agak tidak nyaman, hatinya sedikit bimbang hingga matanya sayup redup. Melihatnya sungguh haru, mungkin tak seperti itulah aku. Aku yang sedikit sok sibuk tak bisa memanage jadwal. Hinggga perjuangannya berbeda dengan ku. Melihat sejumlah amanah yang menarik pundaknya, sejumlah amanah yang memukul pipinya hingga membiru. Terlihat helai-heali bulu yang tak terawat karena kesibukan. Matanya yang cukup sayup membuat haru lagi. Sehingga adiknya menjadi sedikit buyar. Berhenti pada dirinya, ku melihat wajah seorang lagi di sel...