Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

wajah itu gelisah

Sedikit bercerita setelah letihnya di hari Jumat. Sedikit kecapekkan di minggu ini. Hingga aku harus menuju Masjid sebelum sholat Jumat, lain seperti biasanya. Saat menghela nafas, dan memandang seisi masjid. Banyaklah yang melingkar layaknya sinaran. Dan ada seseorang yang bercahaya, tetapi dahinya sedikit kerut. Matanya sedikit gelisah dan tidak berkonsentrasi terhadap mata-mata adiknya. Suungguh tampak sedikit kelelahan hati, tapi tetap melaju. Duduknya agak tidak nyaman, hatinya sedikit bimbang hingga matanya sayup redup. Melihatnya sungguh haru, mungkin tak seperti itulah aku. Aku yang sedikit sok sibuk tak bisa memanage jadwal. Hinggga perjuangannya berbeda dengan ku. Melihat sejumlah amanah yang menarik pundaknya, sejumlah amanah yang memukul pipinya hingga membiru. Terlihat helai-heali bulu yang tak terawat karena kesibukan. Matanya yang cukup sayup membuat haru lagi. Sehingga adiknya menjadi sedikit buyar. Berhenti pada dirinya, ku melihat wajah seorang lagi di sel...

the inspirational person

di tahun ini, senuah perjalan yang berbeda lagi dengan 2011. setelah tergopoh-gopoh melanjutkan kuliah dari tempat kerja yang kurang kondusif di tahun 2011 lalu. babak baru petualangan seorang renosilius agung, memasuki kisah baru. ketika itu, memang setelah ospek ingin sekali masuk di kamasetra tetapi karena suatu hal yang krusial akhirnya keinginan itu pupus. akhirnya tak tahu kenapa langkah ini melaju dan terus melaju di dunia baru ini. ski, ski bukan sekedar bermain seluncur di atas salju. tetapi petualangan ini terkesan anteng tetapi bikin dek dek an. etah tidak terasa kiranya dulu ikut satelit karena tidak sengaja. mungkin hanya untuk mengisi waktu dan pelampiasan saja. tetapi dengan bertambahnya waktu, tak tahu kenapa aku selalu datang ke forum orbital itu. itu cukup aneh, diriku yang bersikap antipati pada kekerasan antar agama ini masuk dalam lingkup yang dirasa cukup ideologis. tetap saja pengalaman kekristenan bukan hal yang bisa dilupakan. tetapi itulah kisah yang harus...