Postingan

Segurat Cerita Menunggu di BBTKLPP : Tentang Rindu Perjalanan ke Bandung Bersama Laboratorium Terpadu

Kemarin, grup Laboratorium Terpadu mencoba mengambil hasil uji di BBTKLPP. Tetapi, tempat ini yang bejubel dengan banyaknya pelanggan membuat kami tak mampu menantinya dan memutuskan kembali ke UII. Setelah kupikir-pikir, tempat ini letaknya tak jauh dari rumahku, hati berdecit sebaiknya menawarkan diri untuk kuambilkan saja di pagi hari sambil berangkat bekerja. Dengan beberapa pedoman dan petunjuk dari Mbak Ida dan Mbak Erika aku bawa lembar order untuk kucoba ambil sendiri. Jam delapan lebih dua puluh aku tiba di BBTKLPP, terlihat masih sepi hanya terdapat satu pelanggan. Antrian yang kudapatkan adalah angka satu. Sesaat aku duduk langsung dipanggil. Setelah kuserahkan lembar order dan kartu antrian, ternyata beberapa file perlu diedit. Kurang tahu bagian mana, karena aku memang belum begitu paham pengujian kimia. Alhasil, sudah setengah jam menanti, dan kuputuskan untuk menulis. Tulisan kali ini tentang perjalanan kami di Bandung. Kalau tidak salah tahun 2016 di akhir tahun. Pada...

Segurat Cerita Menunggu di Senen : Perjuangan VISA

Penghujung waktu sudah mulai menyentuh ujuang 2018. Hari yang telah ditunggu-tunggu. Sebagai awardee LPDP yang harus menanti bepuluh-puluh purnama sejaka akhir 2017 untuk segera mengejar mimpi. Dua puluh dua desember tepatnya, surat perpindahan universitas dikabulkan oleh pihak LPDP. Yang semula ingin ke Malaysia saja, ternyata sedikit membuang waktu karena harus menunggu pertengahan 2019. Akhirnya, dengan diskusi sebelum tidur dengan Anita, istri tercintaku, memutuskan bahwa sebaiknya berpindah ke Taiwan. Dengan banyak pertimbangan waktu dan kualitas. Tak bersantai-santai, langsung ingin mengurus VISA dan legalisir ijazah ke Kantor Dagang Taiwan di Jakarta. Hal pertama yang dilakukan adalah mengecek rekening tabungan, ternyata sungguh sangat menipis. Akhirnya aku bertanya pada Anita,"Uang mas hanya cukup untuk membuat VISA dan perangkatnya, maaf mas tiga bulan kedepan tidak bisa mencukupi kewajiban!" Dengan pertimbangan investasi, tentu Anita merelakannya. Keberangkata...

malaikat itu juga ada di ospek 2011

di tahun 2011, tepatnya bulan agustus tanggal 1, ospek fmipa hari pertama siap meluncur. sudah sekitar pukl 5 pagi, wajah-wajah polos itu berjejalan di gebang mipa. padahal ini hari pertama puasa, sungguh semangat mereka luar biasa. tak lupa pemanduku , #mas anas, sms kami, "jangan telat ya adik2ku" tapi bukan itu yang di anggap malaikat :), mas anas punya tempat sendiri. sekarang tentang malaikat yang rela jatuh di pelataran GOR. Tentu sudah pada tahu, ospek hari pertama adalah ospek uni, semua fakultas dituang jadi satu. sungguh jejal sekali. sedikit sekilas oleh kerabat ku,"hati-hati lho, jangan banyak ulah apalagi di depan mas mbak yang pakai baju hitam-hitam!" jawabku polos,"baju hitam-hitama apa to mas? saya kok ga mudeng." beliau menjawab,"liat saja besok!" hemmm memang benar, jika melihat temen2 seperjuangan di beda fakultas, ---... mungkin sistem waktu yang perlu dibenahi, agar perjalanan mereka tidak segitu ser...

kau sebut ulang tahun dan kami sebut milad :)

membawa syiar yg lebih merakyat di mipa... bukan baju "koko" atau "jilbab gede" yg memikat pertama kali :) tapi krn kita peduli dg mereka saja ... kepedulian itu InsyaAllah tidak membawa kemlorotan iman kita sendiri belajar dari sunan kalijaga... mungkin masih saja kita menyebut-nyebut bidah... pdhl dari "bidah-bidah" itu SAYA mengenal islam pertama kali :) pada akhirnya islam mempunyai aliran sungainya sendiri, tak usah kawatir kamu akan tersesat... pasti ada ahli kitab di setiap saat *TUGAS KITA sekedar membawa sedikit ayat saja, dan finishnya "org-org yg terpanggil lah" yang akan mencari tahu sendiri percayalah cuma sekedar menyeru dan menyeru :) pikiran ini sungguh frontal, dan sepertinya akan sedikit merusak sistem-sistem itu, sudah sudah saya sudah mengatakan sudah ... entah saya juga belum tahu alasan yang tepat, hanya sedikit merasa merosot saja dalam kapasitas ilmu agama. jika menilik dari tahun ke tahun... yang dulu...

wajah itu gelisah

Sedikit bercerita setelah letihnya di hari Jumat. Sedikit kecapekkan di minggu ini. Hingga aku harus menuju Masjid sebelum sholat Jumat, lain seperti biasanya. Saat menghela nafas, dan memandang seisi masjid. Banyaklah yang melingkar layaknya sinaran. Dan ada seseorang yang bercahaya, tetapi dahinya sedikit kerut. Matanya sedikit gelisah dan tidak berkonsentrasi terhadap mata-mata adiknya. Suungguh tampak sedikit kelelahan hati, tapi tetap melaju. Duduknya agak tidak nyaman, hatinya sedikit bimbang hingga matanya sayup redup. Melihatnya sungguh haru, mungkin tak seperti itulah aku. Aku yang sedikit sok sibuk tak bisa memanage jadwal. Hinggga perjuangannya berbeda dengan ku. Melihat sejumlah amanah yang menarik pundaknya, sejumlah amanah yang memukul pipinya hingga membiru. Terlihat helai-heali bulu yang tak terawat karena kesibukan. Matanya yang cukup sayup membuat haru lagi. Sehingga adiknya menjadi sedikit buyar. Berhenti pada dirinya, ku melihat wajah seorang lagi di sel...

the inspirational person

di tahun ini, senuah perjalan yang berbeda lagi dengan 2011. setelah tergopoh-gopoh melanjutkan kuliah dari tempat kerja yang kurang kondusif di tahun 2011 lalu. babak baru petualangan seorang renosilius agung, memasuki kisah baru. ketika itu, memang setelah ospek ingin sekali masuk di kamasetra tetapi karena suatu hal yang krusial akhirnya keinginan itu pupus. akhirnya tak tahu kenapa langkah ini melaju dan terus melaju di dunia baru ini. ski, ski bukan sekedar bermain seluncur di atas salju. tetapi petualangan ini terkesan anteng tetapi bikin dek dek an. etah tidak terasa kiranya dulu ikut satelit karena tidak sengaja. mungkin hanya untuk mengisi waktu dan pelampiasan saja. tetapi dengan bertambahnya waktu, tak tahu kenapa aku selalu datang ke forum orbital itu. itu cukup aneh, diriku yang bersikap antipati pada kekerasan antar agama ini masuk dalam lingkup yang dirasa cukup ideologis. tetap saja pengalaman kekristenan bukan hal yang bisa dilupakan. tetapi itulah kisah yang harus...

Keluarga PU 2012

Sedikit terinspirasi dari postingan kabid yang lain, tentu agung juga ingin menggoreskan sedikit tinta lah tentang perjalanan PU setengah tahun ini. Dimulai dari the man of the match, kabid saya A Tejo, beliau dari P. Matematika Inter tapi di haska beliau belum pernah pakai bahasa inggris hehehehe, Saya si sudah mengenal beliau sejak FAS 2011 yang lalu tepatnya saya mulai di haska ini sebagai Sie acara FAS ini, hehehe dan akhirnya jadi staff PU juga yang punya FAS. Berlanjut dengan koakh saya, memang si agak kurang terkenal awalnya heheheh ^_^ V, sebab musabab beliau mengawali debutnya di BINKAD present hheheehe. Tapi karena beliau cukup berkompeten (insyaAllah :) hiks ) jadi ratunya bidang PU tahun 2012 ini. Sepengetahuan saya si begitu. Kalau dilihat dari jauh, sering memakai jilbab kuning entah karena saking cintanya atau .... karena cinta bangettts. Berlanjut pada absen berikutnya ada mbak rulli sama mbak siros. Jeng jeng jeng beliau dari Fisika juga lho heheheheh. Memang perlu...